1. Seorang Arab Badui bertanya, “Kapankah tibanya
kiamat?” Nabi Saw lalu menjawab, “Apabila amanah diabaikan maka
tunggulah kiamat.” Orang itu bertanya lagi, “Bagaimana hilangnya amanat
itu, ya Rasulullah?” Nabi Saw menjawab, “Apabila perkara (urusan)
diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR.
Bukhari)
2. Mendekati kiamat akan terjadi fitnah-fitnah
seolah-olah kepingan-kepingan malam yang gelap-gulita. Seorang yang pagi
hari beriman maka pada sore harinya menjadi kafir, dan orang yang pada
sore harinya beriman maka pada pagi harinya menjadi kafir, dia menjual
agamanya dengan (imbalan) harta-benda dunia. (HR. Abu Dawud)
3. Belum terjadi kiamat sehingga orang-orang dari umatku kembali menyembah berhala-berhala selain Allah. (HR. Abu Dawud)
4. Belum terjadi kiamat sebelum seorang yang melewati kuburan berkata,
“Alangkah baiknya sekiranya aku di tempat orang ini.” (Maksudnya, dia
ingin mati dan tidak ingin hidup karena beban berat yang selalu
dihadapinya). (HR Bukhari)
5. Belum akan terjadi kiamat sehingga anak selalu menjengkelkan kedua
orang tuanya, banjir di musim kemarau, kaum penjahat melimpah,
orang-orang terhormat (mulia) menjadi langka, anak-anak muda berani
menentang orang tua serta orang jahat dan hina berani melawan yang
terhormat dan mulia. (HR. Asysyihaab).
6. Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : “Allah, Allah.” (HR. Muslim)
7. Belum akan datang kiamat sehingga seorang membunuh tetangganya, saudaranya dan ayahnya. (HR. Bukhari)
8. Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba membangun dan memperindah masjid-masjid. (HR. Abu Dawud)
9. Di antara tanda-tanda kiamat ialah ilmu terangkat,
kebodohan menjadi dominan, arak menjadi minuman biasa, zina dilakukan
terang-terangan, wanita berlipat banyak, dan laki-laki berkurang
sehingga lima puluh orang wanita berbanding seorang pria. (HR. Bukhari)
10. Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba dengan bangunan-bangunan yang megah. (HR. Bukhari)
11. Belum akan tiba kiamat sehingga merajalela
‘Alharju’. Para sahabat lalu bertanya, “Apa itu ‘Alharju’, ya
Rasulullah?” Lalu beliau menjawab,”Pembunuhan… pembunuhan…” (HR. Ahmad)
12. Belum akan tiba kiamat melainkan matahari akan terbit dari Barat.
Jika terbit dari Barat maka seluruh umat manusia akan beriman. Pada saat
itu tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang
belum beriman sebelum itu, atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam
masa imannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
13. Belum akan tiba kiamat sehingga harta banyak dan
melimpah, dan orang ke luar membawa zakat hartanya tetapi tidak ada yang
mau menerimanya, dan negeri-negeri Arab kembali menjadi rerumputan
hijau dengan sungai-sungai mengalir. (HR. Muslim)
14. Tibanya kiamat atas makhluk-makhluk yang jahat. (HR. Muslim)
Penjelasan:
Artinya : Saat kiamat tiba, tidak ada lagi orang yang beriman. Jadi yang ditimpa azab kiamat ialah orang-orang yang jahat.
Artinya : Saat kiamat tiba, tidak ada lagi orang yang beriman. Jadi yang ditimpa azab kiamat ialah orang-orang yang jahat.
15. Saat akan tiba kiamat, jaman saling mendekat.
Satu tahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti
sehari, sehari seperti satu jam dan satu jam seperti menyalakan kayu
dengan api. (HR. Tirmidzi)
Penjelasan:
Jika kiamat tiba maka rotasi bumi makin cepat. Kalau rotasi sekarang 1000 mil per jam, maka dapat diperkirakan pada hari kiamat tujuh kali atau dua belas kali bahkan lebih.
Jika kiamat tiba maka rotasi bumi makin cepat. Kalau rotasi sekarang 1000 mil per jam, maka dapat diperkirakan pada hari kiamat tujuh kali atau dua belas kali bahkan lebih.
16. Demi yang jiwa Muhammad dalam genggaman-Nya. Tiada tiba kiamat
melainkan telah merata dan merajalela dengan terang-terangan segala
perbuatan mesum dan keji, pemutusan hubungan kekeluargaan, beretika
(berakhlak) buruk dengan tetangga, orang yang jujur (amanat) dituduh
berkhianat, dan orang yang khianat diberi amanat (dipercaya). (HR. Al
Hakim)
17. Belum akan tiba kiamat sehingga kaum muslimin
berperang dengan orang-orang Yahudi. Kaum muslimin membunuh mereka dan
mereka bersembunyi di balik batu dan pohon-pohonan. Lalu batu dan
pohon-pohon berkata, “Wahai kaum muslimin, wahai hamba Allah, ini orang
Yahudi di belakang saya. Mari bunuhlah dia.” Kecuali pohon “Gharqad”
yang tumbuh di Baitil Maqdis. Itu adalah pohon orang-orang Yahudi. (HR.
Ahmad)
18. Orang-orang ahli (Laailaaha illallah) tidak akan mengalami kesepian
tatkala wafat, saat di kuburan dan ketika dibangkitkan. Seolah-olah aku
melihat mereka ketika dibangkitkan (pada tiupan sangkakala yang kedua).
Mereka sedang menyingkirkan tanah (pasir) dari kepala mereka seraya
berkata, “Alhamdulillah, yang telah menghilangkan duka-cita dari kami.”
(HR. Abu Ya’la)
19. Kamu akan dibangkitkan pada hari kiamat tanpa sandal, telanjang
bulat dan tidak dikhitan. Aisyah bertanya, “Ya Rasulullah, laki-laki dan
perempuan saling melihat (aurat) yang lain?” Nabi Saw menjawab, “Pada
saat itu segala urusan sangat dahsyat sehingga orang tidak memperhatikan
(mengindahkan) hal itu.” (Mutafaq’alaih)
20. Didatangkan kebaikan-kebaikan (pahala) dan
kejahatan-kejahatan (dosa) seorang hamba, lalu saling mengikis dan bila
masih tersisa kebaikan (pahala) itu Allah akan melapangkannya untuk
masuk surga. (HR. Bukhari)
21. Seorang anak Adam sebelum menggerakkan
kakinya pada hari kiamat akan ditanya tentang lima perkara: (1) Tentang
umurnya, untuk apa dihabiskannya; (2) Tentang masa mudanya, apa yang
telah dilakukannya; (3) Tentang hartanya, dari sumber mana dia peroleh
dan (4) dalam hal apa dia membelanjakannya; (5) dan tentang ilmunya,
mana yang dia amalkan. (HR. Ahmad)
22. Amal seseorang tidak dapat menyelamatkannya. Seorang sahabat lantas
bertanya tentang sabda tersebut, “Termasuk engkau juga, ya Rasulullah?”
Rasulullah lalu menjawab, “Ya, aku juga, kecuali dikarunia Allah dengan
rahmat-Nya. Walaupun demikian kamu harus berbuat yang benar (baik).”
(HR. Bukhari dan Muslim)
23. Yang pertama diadili antara manusia pada hari kiamat ialah kasus pembunuhan. (HR. Muslim)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar